Latihan Calisthenic Untuk Pemula, Berikut Ini Panduannya!

Pernahkah anda mendengar tentang calisthenic?

Calisthenic adalah suatu metode olah tubuh yang memanfaatkan berat tubuh untuk menghasilkan otot bugar. Seringkali gerakan calisthenic bisa kita lihat pada olahragawan yang melakukan “liukan” tubuh di atas pull bar.

Tujuan dari gerakan calisthenic adalah menghasilkan otot dan membentuk kekuatan tubuh yang fungsional. Keunggulan metode yang satu ini adalah tidak memerlukan perlengkapan olahraga yang berlebihan. Anda tinggal menggunakan pull bar atau tiang-tiang ruangan untuk bisa berlatih metode ini dari laman Optifits.com.

Tips Sukses Melatih Otot Tubuh Dengan Latihan Calisthenic

Salah satu kunci dasar dari gerakan latihan calisthenic adalah kebiasaan. Anda harus sering-sering melakukan gerakan tersebut agar otot tubuh terbiasa menopang berat tubuh anda. Berikut ini beberapa panduan latihan calisthenic untuk pemula :

  1. Ketahui dasar dari latihan calisthenic

Latihan calisthenic tidak memerlukan biaya yang cukup besar bagi para praktisinya. Anda bisa memanfaatkan berbagai alat seperti tiang-tiang pintu ruangan, wahana permainan yang ada di taman kota, dan berbagai sarana lain.

Yang terpenting, jangan sampai mengabaikan keselamatan. Pastikan alat dan sarana olah tubuh yang anda pilih bisa menopang berat badan anda dalam waktu selama mungkin.

  1. Pilihlah program latihan yang sesuai dengan kemampuan tubuh

Untuk bisa lancar menggunakan metode calisthenic, sebelumnya anda harus memilih program yang paling sesuai. Ada berbagai tingkatan pilihan mulai dari yang pemula hingga ahli.

Tugas anda adalah menyesuaikan tingkat kesulitan program latihan tersebut dengan kemampuan tubuh. Karena tanpa kesesuaian tersebut, maka tubuh berpotensi cedera ketika melakukan latihan.

  1. Kuasai berbagai gerakan dasar calisthenic

Tingkatan program yang anda jalani pasti memiliki berbagai gerakan dasar. Berikut ini diantaranya yang sebaiknya anda kuasai :

  • Gerakan Pull Up

Ada berbagai metode pull up yang sebaiknya anda kuasai (jangan remehkan salah satunya). Diantaranya adalah negative chin up, Australian chin up, dan full chin up.

  • Gerakan Dip

Tujuan dari gerakan dip adalah untuk menguatkan otot trisep. Latihan ini bisa dilakukan dengan cara menumpukan badan pada kekuatan tangan yang diletakkan di bidang datar kuat. Setelah itu, badan dan siku dinaik turunkan secara berkali-kali.

  • Gerakan Assisted Pistol Squat

Gerakan yang satu ini berguna untuk mengukur keseimbangan tubuh sekaligus core power. Walaupun sulit untuk dilakukan oleh pemula, tidak akan susah lagi jika anda terbiasa.

  • Gerakan Push ­Up

Gerakan push up yang sering anda lakukan hingga kini berguna untuk menguatkan core power. Tips melakukan gerakan ini adalah jaga dan membentuk otot punggung agar tetap lurus.

  • Gerakan Push Up to Handstand

Gerakan yang satu ini adalah gerakan push up dengan tangan menjejak ke lantai dan kaki lurus ke atas. Namun jika anda tidak bisa meraih posisi full handstand, anda bisa menjejakkan kaki ke tembok.

Itulah beberapa panduan untuk melakukan latihan calisthenic. Lakukan berbagai hal di atas dengan kontinyu, sehingga otot tubuh anda semakin terbiasa untuk melakukan gerakan tersebut.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *